life what you make it so just make it rock :D: Alias Tuma'ninah :DDD
Tadi siang saya ga sengaja baca cendramata yang didapet dari pernikahan kakak kelas. Cendramatanya itu isinya dua lembar kertas tentang panduan sholat. Awalnya saya ngeliat covernya itu pasnya untuk anak-anak deh, karena yang praktekin sholatnya juga anak-anak (haha) tapi setelah saya baca isinya membuat saya berSubhanallah.. dan makin bersyukur dateng ke pernikahan itu dan dapet cendramata itu dan ngeliat akad nikah yang syahdu dan menjarah makanan-makanan enak (hahaha). Nah, ada 1 part dari kertas itu yang judulnya tuma’ninah, isinya begini :
Diberitakan oleh Abu Huraira r.a, bahwa Nabi SAW masuk ke dalam mesjid, kemudian masuk pula seorang laki-laki, lalu dia shalat. Selesai shalat orang itu datang dan memberi salam kepada Nabi SAW.
Nabi menolak orang itu dan bersabda, “Ulangilah shalat anda kembali karena anda belum shalat”. Maka diulanginya shalatnya kembali kemudian dia datang dan memberi salam kepada Nabi. Sabda Nabi, “Ulangilah shalat anda kembali karena anda belum shalat”. Sampai tiga kali Nabi Saw menyuruh orang itu demikian.
Jawab orang itu. “Demi Allah, yang telah mengutus anda dengan yang hak, Aku belum tahu cara shalat yang lebih baik dari itu, karena itu ajarkanlah kepadaku”.
Jawab Nabi Saw, “Apabila engkau berdiri hendak shalat, ucapkanlah takbir, kemudian baca ayat-ayat Alqur’an yang mudah bagimu.Kemudian ruku’ sehingga engkau tenang dalam ruku’ itu, kemudian bangkit berdiri lurus kembali, sesudah itu sujud sehingga engkau tenang dalam sujudmu itu. Sesudah itu bangkit duduk sehingga engkau tenang tentram dalam dudukmu itu, kemudian sujudsehingga engkau tenang dalam sujudmu itu.
Lakukanlah itu setiap shalat. “Kemudian saya berfikir tentang Tuma’ninah, seajaran guru SMP saya, Tuma’ninah itu pengertiannya dimana setiap kita selesai membaca bacaan shalat, diam sejenak sebelum melanjutkan ke gerakan lain.
Nah, kebetulan di sorenya Ayah saya telpon, kemudian langsunglah tanpa fikir panjang saya tanyakan tentang Tuma’ninah ini. Hehe, dan benar, Ayah saya juga mengatakan hal yang sama bahwa pengertian Tuma’ninah bukan hanya sebatas yang saya pelajari itu, tapi juga berarti tidak terburu-buru dalam shalat, khusuk dalam shalat dengan gerakan yang sempurna yang artinya menyempurnakan ruku’ dan sujud.
Jadiii, shalat itu ga boleh keburu-buru, gerakannya ngasal, bacaannya kepleset sana sini, dan lagi bukan hanya membaca bacaan sholat tapi juga harus tau artinya dan mengerti maknanya jadi bisa khusuk dehhh.
Ya Allah, ampuni saya, saya merasa saya belum sesempurna itu shalatnya. InsyaAllah saya perbaiki mulai detik ini. :DDDDD
Saya harus Tuma’ninah :DDDDD
Yang selalu dipermasalahkan orang tua saya dengan cara shalat saya, mereka bilangnya “salam kojengkang” artinya buru2 salam biar segera pergi
-
kuyaayu liked this
-
rinisetia reblogged this from isnidalimunthe and added:
-
mufid liked this
-
elwi liked this
-
isnidalimunthe reblogged this from utrimarliana
-
utrimarliana posted this